AKSESNEWS.COM, HALUT – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Maluku Utara (DPPPA Malut) melatih kreativitas puluhan Ibu-ibu yang ada di Desa Daru, Kecamatan Kao Utara, Kabupaten Halmahera Utara untuk membuat daun pandan jadi produk yang bernilai ekonomis tinggi.
Dimana, kegiatan ini secara langsung mendatangkan dua fasilitator dari Pandan Adiwastrajanaloka Yogyakarta, Dony Permana dan Wulan Rusanti untuk membimbing ibu- ibu terpilih dengan kemampuan kerajinan tangan berupa anyaman.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung serba guna Desa Daru pada Selasa, 11 sampai 12 juli 2023, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas PPPA Malut, Hj Musrifah Alhadar.
Kepala Dinas PPPA Maluku Utara, Musrifah Alhadar mengatakan, selain meningkatkan keterampilan dan kreativitas para ibu -ibu di Desa Daru, ini juga bagian dari upaya untuk mewujudkan Daerah Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Maluku Utara.
Lanjut Musrifah, sebelum melakukan pelatihan diawali dengan memberikan pemahaman kepada masyarakat desa untuk selalu mendampingi pemerintah desa dalam pelaksanaan pengarusutamaan gender (PUG) dan perlindungan anak dalam pembangunan desa.
Selain itu, juga diingatkan betapa pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat desa tentang pentingnya PUG dan perlindungan anak yang difokuskan pada upaya pencapaian hasil pelokalan Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, “ujarnya.
“Tujuan kami adalah selain meningkatkan keterampilan, Kami juga berupaya untuk memastikan penyelenggaraan pembangunan desa memperhatikan kebutuhan hidup, kelangsungan hidup, dan kepentingan terbaik bagi perempuan dan anak tanpa diskriminasi, “katanya.
“Kami berharap adanya kegiatan pelatihan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar, dan bisa lebih meningkatkan skill anak muda dalam meningkatkan pendapatan UMKM daerah, “pungkasnya.
Sementara, Fasilitator dari Pandan Adiwastrajanaloka Yogyakarta Wulan Rusanti mengatakan, pelatihan ini dilakukan agar para ibu-ibu bisa memiliki keterampilan untuk membantu peningkatan ekonomi keluarga.
Dimana berdasarkan riset, kata Wulan, ketika ekonomi keluarga belum tercukupi maka disanalah sumber kekerasan rumah tangga. Untuk itu harapannya adalah ketika para ibu punya keterampilan maka mereka bisa ikut mendukung kemapanan ekonomi keluarga sehingga kekerasan terhadap perempuan di rumah tangga bisa diatasi.
Kemudian, Fasilitator dari Pandan Adiwastrajanaloka Yogyakarta, Dony Permana juga menambahkan, pelatihan tersebut merupakan salah satu gerakan untuk merawat seni tradisi anyaman daun pandan agar tidak punah.
Seni tradisi anyaman daun pandan Ini juga merupakan salah satu gerakan untuk mengarah pada desa ramah lingkungan. Dimana sebelumnya melakukan kegiatan diawali dengan pengajaran terkait etika lingkungan untuk mengurangi plastik dan mengunakan barang barang dari anyaman daun pandan.
Sebelumnya, kami juga telah melatih para ibu-ibu di Desa Bibinoi, Kabupaten Halmahera Selatan dan hari ini kami melatih kreativitas puluhan Ibu-ibu di Desa Daru untuk menganyam tikar dan tempat buku atau map. (*)
Baca Juga :
Berita Terkait
Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar...
BUMD Pangan Didorong Jadi Penjaga Harga di Tengah Ledakan Ekonomi Maluku Utara
AKSESNEWS.COM, TERNATE — Ledakan pertumbuhan ekonomi Maluku Utara yang menembus di atas 30 persen belum sepenuhnya menjamin stabilitas harga pangan. Di tengah...
Dorong Kemandirian Ekonomi Warga, Harita Nickel Hadirkan Sapa Ramadan di Permukiman Baru Kawasi
AKSESNEWS.COM, HALSEL – Aroma khas aneka takjil dan riuhnya interaksi warga seketika mengubah wajah area komersial permukiman baru Desa Kawasi setiap menjelang...
Mengelola Air di Jantung Tambang Nikel, Harita Nickel Dinilai Serius Jaga Ekosistem Obi
JAKARTA — Pengelolaan air tambang menjadi salah satu titik paling krusial dalam praktik pertambangan nikel di wilayah tropis. Di Pulau Obi, Halmahera...
Panen Jagung Melimpah, Petani Hero Ino dan Polsek Tobelo Selatan Rayakan Panen Raya 2025
HALMAHERA UTARA – Upaya memperkuat ketahanan pangan kembali diwujudkan Polsek Tobelo Selatan bersama Pemerintah Desa Persiapan Hero Ino melalui gelaran Panen Raya...
Gerakan Pangan Murah di Sofifi Diserbu Warga, Pemprov Malut Tekan Lonjakan Harga Jelang Nataru
SOFIFI – Dalam pemerintahan Sherly-Sarbin asa selalu ada. Tidak hanya dalam rangka memastikan stabilitas pasokan harga pangan jelang Natal dan Tahun Baru...







