Langsung ke isi
Selasa, 6 Oktober 2026

BPBJ Malut Perkuat E-Purchasing Lewat Market Sounding dan Market Confirmation

By Redaksi—
BPBJ Malut Perkuat E-Purchasing Lewat Market Sounding dan Market Confirmation

AKSESNEWS.COM, TERNATE – Biro Pengadaan Barang/Jasa (BPBJ) Setda Provinsi Maluku Utara menggelar kegiatan Market Sounding dan Market Confirmation untuk sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Bela, Kota Ternate ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam pengadaan barang/jasa melalui katalog elektronik.

Kepala Bagian Pembinaan dan Advokasi Pengadaan Barang/Jasa BPBJ Malut, Iksan, mewakili Plt. Kepala BPBJ Malut, mengatakan kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung sistem e-purchasing yang lebih efektif dan berintegritas.

Menurut Iksan, pelaksanaan market sounding dan market confirmation juga berkontribusi pada peningkatan nilai Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) tahun anggaran 2025 melalui skema Monitoring, Controlling, Surveillance for Prevention (MCSP) yang digagas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kegiatan ini mendorong pengadaan yang lebih transparan, kompetitif, dan akuntabel, sekaligus memperkuat pencegahan praktik koruptif sejak tahap perencanaan,” ujarnya, Selasa (9/7/25).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan asosiasi badan usaha dan profesi di Provinsi Maluku Utara, di antaranya GAPENSI, INKINDO, PERKINDO, ASPEKNAS, HJKI, serta sejumlah asosiasi profesi konstruksi dan pengadaan. Hadir pula Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara, bersama pejabat dan fungsional BPBJ Malut.

Sejumlah narasumber dihadirkan untuk memperkuat pemahaman teknis peserta. Abdul Farid Hasan, Ketua DPD IAPI Provinsi Maluku Utara, memaparkan tahapan market sounding dan market confirmation dalam pengelolaan katalog elektronik dan sistem e-purchasing pemerintah. Sementara itu, Iksan M. Saleh menjelaskan alur penyelenggaraan dan pencantuman produk dalam katalog elektronik. Materi praktik dan simulasi katalog elektronik disampaikan oleh Krisnawanto.

Kegiatan dipandu oleh moderator Hajah Rohani Mahda, Pranata Komputer Ahli Muda BPBJ Malut, dan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi antara pemerintah daerah dan penyedia barang/jasa. Berbagai masukan disampaikan peserta terkait implementasi katalog elektronik di daerah.

Ketua Panitia Pelaksana, Guntur Sadik, berharap kegiatan ini dapat membangun kesamaan pemahaman seluruh stakeholder dalam mendukung sistem pengadaan yang efisien, transparan, dan akuntabel.

“Dengan kesiapan yang sama, pengadaan barang/jasa di Provinsi Maluku Utara diharapkan semakin berkualitas dan berdampak langsung pada pelayanan publik,” pungkasnya.

Bagikan

Berita Terkait