
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Sekertaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Drs. Samsuddin A. Kadir secara resmi membuka Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Daerah Provinsi Maluku Utara Tahun 2025-2026. kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappeda ini dilaksanakan di Ballroom Sahid Hotel, Rabu, (7/02/24).
Dalam sambutanya, Sekertaris Daerah menyampaikan, sesuai arahan Peraturan perundangan, Pemerintah Daerah dengan periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) berakhir pada tahun 2024, tetap membutuhkan dokumen rencana pembangunan menengah sambil menunggu penyusunan RPJMD pasca pemilihan kepala daerah serentak secara nasional pada tahun 2024.

Dikatakan Sekda, bahwa Provinsi Maluku Utara memiliki potensi yang luar biasa, baik dari segi Sumber Daya Alam, Manusia, maupun Budaya. Oleh karena itu, perlu adanya kerjasama yang sinergis antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mengoptimalkan potensi ini. Dengan melibatkan semua pihak, kita dapat menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan merata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penyusunan Rancangan RPD ini tentunya sudah harus mengacu pada Periode pertama RPJPN Tahun 2025-2045 dan Rancangan Awal RPJPD Provinsi Maluku Utara Tahun 2025-2045 yang sementara disusun,”jelasnya.
Dirinya juga katakan, bahwa dalam rangka mewujudkan Visi Indonesia Emas 2045 sebagaimana di atas, diperlukan sinkronisasi dan penyelarasan antara Perencanaan Pembangunan Nasional dan Perencanaan Pembangunan Daerah. Oleh karena itu, penyelarasan perencanaan pembangunan jangka Panjang, Jangka Menengah dan jangka Pendek menjadi kunci bagi sinergi pembangunan antara pusat dan daerah.
“Sekali lagi, penyusunan ini memerlukan kontribusi banyak pihak, dengan merefleksikan atau mengevaluasi pembangunan yang telah dilakukan dalam 5 tahun ini,” ujar Samsuddin.
Oleh karena itu, kata Samsuddin, Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan RPD Provinsi Maluku Utara 2025-2026 yang kita laksanakan di hari ini merupakan tahapan penting yang perlu dilakukan, sebagai dokumen transisi dalam mewujudkan periode pertama dari impian Maluku Utara 20 Tahun kedepan.
Merencanakan pembangunan 2 tahun kedepan memerlukan perenungan, refleksi dan evaluasi apa yang telah kita lalui,kemudian memikirkan kembali akan modal dasar yang kita miliki saat ini, untuk berupaya mencapai apa yang dicita citakan ke depan,”pinta Sekda
Lebih lanjut Sekda mengungkapkan, bahwa Rancangan RPD Provinsi Maluku Utara 2025-2026 telah disusun mengacu pada pedoman Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor: 3 Tahun 2023 tentang Penyusunan Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah Bagi Daerah
dengan Periode Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Berakhir Pada Tahun 2024, sekaligus menjadi acuan bagi OPD untuk Menyusun Rencana Strategis Tahun 2025-2026.
Dengan mempertimbangkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat, serta mengacu pada arah pembangunan nasional, kita dapat merancang rencana yang realistis dan dapat diimplementasikan secara efektif,”harapnya.
sementara itu, Ketua panitia kegiatan Forum Konsultasi Publik RARPD, Novia Ariyanti Tjan, dalam laporan kegiatanya mengatakan, Forum konsultasi publik merupakan wujud dari proses perencanaan pendekatan partisipatif dengan substansi pembahasan untuk menyepakati dan menyelaraskan rumusan isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah, membahas tujuan dan sasaran pembangunan daerah, membahas rumusan prioritas pembangunan daerah, serta menentukan strategi dan arah kebijakan pembangunan yang dituangkan dalam dokumen RPD.
Dirinya menyampaikan, Penyelenggaran forum konsultasi publik merupakan salah satu tahapan substantif yang wajib dilalui dalam penyusunan RPD, yang bertujuan untuk mendapatkan saran dan masukan dari seluruh unsur pemangku kepentingan pembangunan daerah yang hasilnya akan menjadi input dalam proses penyempurnaan rancangan RPD menjadi rancangan akhir RPD.
Dalam penyusunan rancangan RPD Provinsi Maluku Utara tahun 2024 sebagai bahan konsultasi publik hari ini, disusun secara strategis dan identifikasi permasalahan pembangunan dengan tantangan yang dihadapi baik secara global, nasional, maupun regional yang perlu diselesaikan dalam lingkup tahun 2025-2026. rumusan rancangan RPD yang dibahas telah memperhatikan RPJMN 2020-2025, sasaran pokok serta arah kebijakan RPJPD,”jelas Ariyanti.
Pada forum konsultasi RPD tahun 2025-2026, juga dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh narasumber dengan tema “Rancangan Awal Rencana Pembangunan Daerah Provinsi maluku Utara Tahun 2025-2026″, serta ” Tata Cara Penyusnan RPD Provinsi Maluku Utara Tahun 2025-2026 dan Renstra OPD Tahun 2025-2026.” sekaligus dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian saran, dan masukan dari peserta forum.
Peserta yang hadir dalam kegiatan ini, diantaranya pemangku kepentingan pembangunan daerah yang terdiri dari unsur DPRD dan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara, instansi vertikal, para akademisi, perwakilan tokoh masyarakat, serta mitra pembangunan di Malut. (at/Adm/red)
Baca Juga :
Berita Terkait
PERHAPI dan KATAM Dukung Langkah Industri Nikel di Pulau Obi Untuk Diakui Dunia
TERNATE – Langkah Harita Nickel dalam mengejar sertifikasi dan audit keberlanjutan berskala internasional mendapat respon positif dari elemen di daerah. Perhimpunan Ahli...
BNI Perkenalkan Fitur Keamanan Baru, Penipuan Berkedok Telepon Kini Terbendung
AKSESNEWS.COM, TERNATE – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan keamanan layanan perbankan digital melalui aplikasi...
Ekonomi Malut Melonjak, Sherly Tjoanda Pilih Fokus Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah di Maluku Utara
AKSESNEWS.COM, TERNATE — Gubernur Sherly Tjoanda membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel, Kamis (7/5), dengan...
Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada Kamis lalu menyebabkan kerusakan permukiman serta mendorong...
Kapolda Maluku Utara Pimpin Aksi Berbagi Takjil di Kota Ternate
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi berbagi....
Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar...







