AKSESNEWS.COM, TERNATE – Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pada masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah 2023 Masehi, Polda Maluku Utara (Malut) beserta jajaran Forkopimda dan Pemrov Malut, Kamis (20/4/23) melakukan peninjauan lapangan.
Sekadar diketahui, peninjauan lapangan pada Operasi Ketupat Kie Raha 2023 meliputi pos terpadu yang berlokasi di Masjid Almunawar, pelabuhan A. Yani dan pelabuhan penyeberangan Bastiong Ternate.
Terkait hal itu, Plt. Karo OPS Polda Malut, Kombes Pol. Andika Kelana Wiratama, dalam laporannya menyampaikan bahwa, tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat Malut yang merayakan Hari Raya Idul Fitri.
“Terdapat 12 pos Terpadu, 38 pos Pengamanan dan 15 pos Pelayanan yang tersebar diseluruh jajaran Polda Malut yang digelar oleh Polre-Polres jajaran. Sementara untuk Polda sendiri membentuk 1 Pos Terpadu dan 1 pos Pengamanan (pos tambahan) di Sofifi untuk membantu masyarakat di pelabuhan ferry, “ungkapnya.
Pos-pos yang terbentuk disentra-sentra pelayanan masyarakat menurut Plt. Karo OPS, terdapat di pusat keramaian, tempat ibadah, pasar dan tempat umum lainnya.
Sementara itu terkait dengan kerawanan pada masing-masing pos pelayanan juga berbeda tergantung tingkat kerawanannya.
“Untuk personil yang dilibatkan dalam pos pengamanan ini adalah TNI, Basarnas, Dishub, Satpol PP dan Dinkes,” ujarnya.
Terkait dengan hal tersebut ketika dikonformasi saat melakukan peninjauan lapangan Kapolda Malut, Irjen Pol. Midi Siswoko, mengatakan bahwa dalam kegiatan ini semua unsur Forkopimda, Pemprov maupun instansi vertikal lainnya dilibatkan.
“Ini merupakan bukti sinergitas untuk memberikan pengamanan dan pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka Mudik lebaran,” katanya. Lanjunya, terkait dengan hasil pantauan sampai saat ini sangat bagus dan tidak ada kendala.
“Saya menghimbau kepada masyarakat agar dapat mengikuti aturan dan apa bila ada keluhan (kendala di lapangan) langsung saja disampaikan ke petugas,” pintanya.
Senada dengan itu, Danrem 152/Babullah Ternate, Brigjen TNI. Elkines VD Kesumawide, menambahkan bahwa terdapat 700 personil TNI yang disiapkan dalam membantu Operasi Ketupat 2023 ini.
Hal yang sama juga disampaikan oleh, Asisten III kantor Gubernur Malut
Asrul Gailea, bahwa pada prinsipnya Pemrov Malut tetap mendukung sepenuhnya apa yang telah dilaksanakan oleh Polda dan jajaran Forkopimda ini.
Tampak hadir dalam acara tinjauan lapangan itu adalah, Kapolda Malut, Danrem 152/Babullah Ternate, Kabinda Malut, Kepala BNN , Kepala Basarnas, Asisten III Gubernur, Kepala ASDP dan jajaran instansi vertikal lainnya. (Hms)
Baca Juga :
Berita Terkait
PERHAPI dan KATAM Dukung Langkah Industri Nikel di Pulau Obi Untuk Diakui Dunia
TERNATE – Langkah Harita Nickel dalam mengejar sertifikasi dan audit keberlanjutan berskala internasional mendapat respon positif dari elemen di daerah. Perhimpunan Ahli...
BNI Perkenalkan Fitur Keamanan Baru, Penipuan Berkedok Telepon Kini Terbendung
AKSESNEWS.COM, TERNATE – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan keamanan layanan perbankan digital melalui aplikasi...
Ekonomi Malut Melonjak, Sherly Tjoanda Pilih Fokus Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah di Maluku Utara
AKSESNEWS.COM, TERNATE — Gubernur Sherly Tjoanda membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel, Kamis (7/5), dengan...
Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada Kamis lalu menyebabkan kerusakan permukiman serta mendorong...
Kapolda Maluku Utara Pimpin Aksi Berbagi Takjil di Kota Ternate
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi berbagi....
Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar...







