Ternate – Akun Facebook atas nama Sahadia Tamher dan Rustam Tamher yang merupakan kakak beradik ini resmi dilaporkan oleh pihak PT Cipta Karya Muale ke Polda Maluku Utara (Malut), Rabu (08/09/21) kemarin.
Laporan tersebut sampaikan karena atas tindakan kejahatan terkait pengrusakan fasilitas perumahan Ar -Ararah di Desa Wayamiga, Kecamatan Bacan Timur, Kabupaten Halmahera Selatan pada 3 Agustus 2021 lalu.
Hal ini disampaikan pihak PT Cipta Karya Muale melalui kuasa hukumnya, Muhammad Konoras dalam keterangan tertulis yang diterima media ini pada Kamis (09/09) malam mengatakan, kedua kakak beradik ini mereka bersama saudara lainya datang ke lokasi perumahan dan merusak sejumlah fasilitas perumahan dengan menulis sebuah kalimat “tanah perumahan ini belum lunas” kemudian mereka melakukan siaran langsung melalui akun media sosialnya.
“Padahal kesepakatan dalam bentuk surat perjanjian yang ditanda tangani oleh kedua bela pihak tidak seperti ini, namun ternyata mereka dengan sendirinya melanggar perjanjian itu, sehingga sangat disesalkan,”ujarnya.
Menurut dia, bahwa langkah yang dilakukan kedua kakak beradik ini sangat disayangkan, karena sangat merugikan pihak PT Cipta Karya Muale, berdasarkan Pasal 108 KUHP maka dengan ini kami sampaikan laporan kami ke Kapolda dan Dit Reskrimsus Polda Malut terkait dengan peristiwa pidana Pencemaran nama baik atau memfitnah melalui media elektronik (Facebook) yang patut diduga dilakukan oleh Saudara Sahadia Tamher dan Rustam Tamher.
Ia menjelaskan, bahwa tanggal 3 Agustus 2021 saudara Terlapor Sahadia Tamher dan Rustam Tamher selain melakukan siaran langsung, mereka juga memposting foto – foto melalui akun facebooknya kemudian membagikan ke teman – temannya.
“Dalam konten yang mereka melakukan melalui akun facebooknya, merupakan isi video tersebut sangat mendiskreditkan atau memfitnah dan mencemarkan nama baik terhadap PT Cipta Karya Muale, sehingga dengan alat bukti yang kami kantongi maka kami melaporkan masalah ini ke Polda Malut,” kata Ko Ama sapaan Muhammad Konoras.
Selain itu, kata dia, unggahan mereka kemudian viral di media sosial dan direkam oleh para saksi – saksi yang akan kami ajukan nama – nama secara terpisah untuk dimintai keterangan oleh Penyidik Reskrimsus Polda Malut, sebab konten tersebut berisikan yang mengandung memfitnah sangat merugikan klien kami Mahmud Hasan.
Ia berharap dengan bukti – bukti awal atau bukti permulaan tersebut di atas, maka mohon kiranya Kapolda Malut melalui Direktur Kriminal Khusus berkenaan melakukan penyelidikan dan penyidikan serta memanggil klien kami guna menentukan peristiwa pidananya.(Cr/Tim)
Baca Juga :
Berita Terkait
PERHAPI dan KATAM Dukung Langkah Industri Nikel di Pulau Obi Untuk Diakui Dunia
TERNATE – Langkah Harita Nickel dalam mengejar sertifikasi dan audit keberlanjutan berskala internasional mendapat respon positif dari elemen di daerah. Perhimpunan Ahli...
BNI Perkenalkan Fitur Keamanan Baru, Penipuan Berkedok Telepon Kini Terbendung
AKSESNEWS.COM, TERNATE – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan keamanan layanan perbankan digital melalui aplikasi...
Ekonomi Malut Melonjak, Sherly Tjoanda Pilih Fokus Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah di Maluku Utara
AKSESNEWS.COM, TERNATE — Gubernur Sherly Tjoanda membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel, Kamis (7/5), dengan...
Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada Kamis lalu menyebabkan kerusakan permukiman serta mendorong...
Kapolda Maluku Utara Pimpin Aksi Berbagi Takjil di Kota Ternate
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi berbagi....
Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar...







