
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Menyambut Hari Idul Fitri 1446H, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, dibawah Dinas Perindustrian dan Perdagangan kembali melaksanakan gerakan pasar murah.
Kegiatan yang dipusatkan di parkiran selatan Benteng Orange ini, pada Sabtu siang (22/03/25) dibuka dengan resmi oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Laos.
Turut hadir pada kegiatan ini, Wakil Gubernur Malut, Forkompinda beserta istri, Ketua DPRD Provinsi Malut Ikbal Ruray, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Dwi Putra Indrawan, Kabinda Malut, Sekda Malut, mewakili Walikota Ternate Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Ketua Bhayangkari dan Persit, Putri Indonesia Malut 2025, serta para peserta penerima bantuan kupon paket sembako.
Gubernur saat membuka kegiatan dalam sambutannya mengatakan tujuan dari pasar murah ini karena bulan Ramadhan adalah bulan berbagi, hal ini menunjukkan kepedulian dari Pemprov Malut bekerja sama juga dengan organisasi Bhayangkari dan Persit.
Gubernur menambahkan, jadi untuk kita saling berbagi dan ini dilakukan serentak di Maluku Utara dengan total 1000 paket sembako murah. “Mudah-mudahan tahun depan bisa ditingkatkan lagi menyesuaikan dengan anggaran,” ujarnya.
“Bantuan berikutnya mungkin kalau ada yang belum tahu, maka disosialisasikan,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga memberitahukan tentang program dari Pemprov Malut untuk mudik bersubsidi 50% semua rute laut dari Ternate ke 9 Kabupaten/Kota lainnya.
Selain itu, Gubernur juga menegaskan tentang program 100 hari pemerintah Gubernur dan Wakil Gubernur, bahwa mulai 1 April uang komite untuk SMA/SMK digratiskan, karena akan diambil alih oleh Pemprov.
Diakhir sambutannya, Gubernur memperkenalkan Kapolda baru beserta isterinya. Gubernur berharap semoga Kapolda beserta istri betah dan merasa nyaman berada di Maluku Utara dan bisa bekerja sama dengan Pemerintah untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Maluku Utara.
Sebelumnya Walikota Ternate yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Rukmini Abdurrahman, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan apresiasi dari Pemkot untuk Ibu Gubernur bersama seluruh jajarannya atas agenda yang dilaksanakan ini untuk masyarakat kota Ternate.
Pemerintah Kota berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya.
Sebelumnya dilakukan penyerahan secara simbolis gerakan pasar murah oleh Gubernur Malut didampingi Forkompinda. Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan peninjauan transaksi pasar murah oleh Gubernur didampingi Forkompinda, Kepala Perwakilan BI Provinsi Malut, mewakili Walikota Ternate dan Kadis Perindag Provinsi Malut. (rls)
Baca Juga :
Berita Terkait
PERHAPI dan KATAM Dukung Langkah Industri Nikel di Pulau Obi Untuk Diakui Dunia
TERNATE – Langkah Harita Nickel dalam mengejar sertifikasi dan audit keberlanjutan berskala internasional mendapat respon positif dari elemen di daerah. Perhimpunan Ahli...
BNI Perkenalkan Fitur Keamanan Baru, Penipuan Berkedok Telepon Kini Terbendung
AKSESNEWS.COM, TERNATE – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali menghadirkan inovasi baru untuk meningkatkan keamanan layanan perbankan digital melalui aplikasi...
Ekonomi Malut Melonjak, Sherly Tjoanda Pilih Fokus Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah di Maluku Utara
AKSESNEWS.COM, TERNATE — Gubernur Sherly Tjoanda membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel, Kamis (7/5), dengan...
Gerak Cepat Pasca Gempa Ternate, Harita Nickel Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang Kota Ternate dan wilayah sekitarnya pada Kamis lalu menyebabkan kerusakan permukiman serta mendorong...
Kapolda Maluku Utara Pimpin Aksi Berbagi Takjil di Kota Ternate
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan jajaran Kepolisian Daerah Maluku Utara untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aksi berbagi....
Inklusi Keuangan Malut Masih Tertinggal di Tengah Lonjakan Ekonomi, Ada Apa?
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Di tengah lonjakan pertumbuhan ekonomi yang impresif, Provinsi Maluku Utara menghadapi ironi dengan sektor yang menyerap tenaga kerja terbesar...







