
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Penjabat Gubernur Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir, meminta kepada semua pihak yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar terus berkoordinasi dalam mengatasi permasalahan inflasi di Maluku Utara. Ungkapan Pj Gubernur ini disampaikan saat membuka rapat High Level Meeting di Aula Kantor Perwakilan BI, Senin (2/9/24).
Pada kesempatan tersebut Gubernur mangatakan, Maluku Utara dengan karakteristik geografis dan demografisnya, memiliki tantangan tersendiri dalam menjaga stabilitas harga dan ketersedian bahan pokok.
Perbedaan aksesibilitas antar wilayah, ketergantungan pada distribusi pasokan barang dari luar, serta dinamika harga komoditas, menjadi faktor yang membutuhkan perhatian yang serius dari kita semua.
Saat ini kata Gubernur, Inflasi Provinsi Maluku utara pada bulan Juli 2024 tercatat sebesar 2,96%, Kabupaten Halmahera Tengah sebesar 1,91% Dan Kota Ternate sebesar 3,19%.
Sedangkan komoditas penyumbang inflasi ialah beras, Cabe Rawit, gula pasir, Tomat, ikan cakalang dan sebagainya.
Untuk itu, rapat HLM yang dilaksanakan saat ini, merupakan forum yang sangat penting bagi kita semua untuk bersama-sama membahas dan merumuskan langkah – langkah strategis dalam menanggulangi inflasi yang saat ini kita hadapi dibidang ekonomi. Kata Gubernur.
Sementara dalam menghadapi tantangan ini sangat dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi yang erat antar pemerintah daerah, Bank Indonesia dan instansi vertikal lainnya serta seluruh pemangku kepentingan.
“saya mengajak kita semua untuk lebih proaktif dalam mengidentifikasi potensi permasalahan yang dapat memicu inflasi, serta mencari solusi-solusi terbaik, yang tepat dan cepat dalam mengatasinya, “ungkapnya.
Selain itu, gubernur juga menekankan beberapa hal yang ditindaklanjuti diantaranya, Peningkatan Produksi dan Distribusi Pangan, Pengawasan Harga dan Stok Barang Kebutuhan Pokok, Koordinasi Antar Daerah, Optimalisasi Peran UMKM dan Peningkatan Kerjasama dengan Sektor Swasta.
Rapat HLM ini melibatkan para pihak terkait yang tergabung dalam TPID, yang dihadiri oleh Kepala Perwakilan BI Malut, Kepala Kamwil DJPb Malut, perwakilan forkopimda, Pimpiman OPD, pelaku usaha dan para pemangku kepentingan lainnya. (Adm)
Baca Juga :
Berita Terkait
Pemprov Malut Apresiasi Program Beasiswa Vokasi PELITA Harita Nickel untuk Anak Muda Obi
AKSESNEWS.COM, SOFIFI — Pagi itu menjadi pengalaman yang berbeda bagi belasan anak muda asal Pulau Obi, Halmahera Selatan. Dengan mengenakan pakaian terbaik,...
Dittipideksus Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal
AKSESNEWS.COM, JAKARTA — Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengungkap praktik perdagangan bahan kimia berbahaya jenis sodium cyanide atau...
Di Balik Transisi Energi, Industri Nikel Maluku Utara Hadapi Tantangan ESG
AKSESNEES.COM, HALSEL – Di tengah berbagai penilaian terhadap praktik industri nikel di Maluku Utara, pakar lingkungan Institut Teknologi Bandung, Dr. Sonny Abfertiawan,...
Ekonomi Malut Melonjak, Sherly Tjoanda Pilih Fokus Jalan Rusak dan Anak Putus Sekolah di Maluku Utara
AKSESNEWS.COM, TERNATE — Gubernur Sherly Tjoanda membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Provinsi Maluku Utara di Bela Hotel, Kamis (7/5), dengan...
Wagub Malut Beri Tenggat 35 Hari, OPD Diminta Tuntaskan Temuan BPK
AKSESNEWS.COM, TERNATE – Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, menegaskan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara wajib menuntaskan...
Eksplorasi Marischka Prudence Ungkap Pesona Tersembunyi di Laut Pulau Obi
KAWASI – Konten kreator sekaligus penyelam profesional, Marischka Prudence, mengungkap kekagumannya terhadap keindahan bawah laut Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan. Di balik...







