Langsung ke isi
Selasa, 6 Oktober 2026

Dabus Akbar Topo Satukan Spirit Religi dan Tradisi di Tengah Masyarakat

By Redaksi—
Dabus Akbar Topo Satukan Spirit Religi dan Tradisi di Tengah Masyarakat

AKSESNEWS.COM, TIDORE – Suasana berbeda terasa di Kelurahan Topo, Kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, pada Sabtu malam hingga Ahad (18/4/2026). Lantunan zikir berpadu dengan gerak ritmis tradisi Dabus dalam gelaran Dabus Akbar ke-5 yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Lingkungan 3.

Kegiatan yang menghadirkan berbagai majelis zikir dari sejumlah wilayah di Tidore ini menjadi ruang perjumpaan spiritual sekaligus sosial bagi masyarakat. Tradisi yang telah berlangsung beberapa tahun terakhir itu kembali menegaskan kuatnya hubungan antara nilai keagamaan dan budaya lokal.

Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat. Ia menilai, pelaksanaan Dabus Akbar bukan sekadar agenda budaya, melainkan juga representasi dari praktik nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku Utara, kami memberikan apresiasi kepada panitia dan Majelis Zikir Al-Awwaliyah. Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa agama menjadi bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Sarbin dalam sambutannya.

Ia juga menyoroti keberlanjutan tradisi Dabus atau Taji Besi yang telah berkembang sejak era 1980-an. Menurutnya, tradisi tersebut mencerminkan relasi erat antara agama dan budaya yang terus melahirkan dinamika sosial di tengah masyarakat.

Sarbin menambahkan, kuatnya kehidupan beragama di Maluku Kie Raha tidak terlepas dari peran para tokoh agama yang secara konsisten membimbing masyarakat. Ia berharap nilai-nilai tersebut terus terjaga dan membawa kebaikan bagi daerah.

Sementara itu, Ketua Panitia, Taufik A. Kadir, menjelaskan bahwa Dabus Akbar telah digelar sejak 2021 dan tahun ini merupakan pelaksanaan kelima. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antar majelis zikir di Kota Tidore Kepulauan.

“Ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang spiritual bagi seluruh majelis zikir agar kebersamaan tetap terjaga,” ujarnya.

Sejumlah majelis zikir turut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya dari wilayah Soa Sio, Gurabunga, Dokiri, Tuguiha, Soa, Jaya, dan Tomagoba, dengan Majelis Zikir Al-Awwaliyah sebagai tuan rumah.

Dalam pelaksanaan ritual, Sarjono Haerudin bertindak sebagai Syekh atau Joguru, didampingi sejumlah tokoh agama dan adat yang turut mengawal jalannya prosesi.
Kepala Kelurahan Topo, Ade Bahtiar, menyebut kegiatan ini mencerminkan kekuatan sosial masyarakat yang berlandaskan nilai kebersamaan dan spiritualitas. Ia juga mengapresiasi kehadiran unsur pemerintah dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
Hal senada disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Kota Tidore Kepulauan, Rudy Ipaenin, yang mewakili Wali Kota. Ia menilai Dabus Akbar menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus menjaga persatuan warga.

“Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk terus menjaga persatuan sebagai kekuatan utama masyarakat,” kata Rudy.
Di tengah perkembangan zaman, Dabus Akbar di Topo menjadi penanda bahwa tradisi dan nilai-nilai keagamaan masih hidup dan terus dirawat oleh masyarakat Tidore.

Bagikan

Berita Terkait

Empat Fraksi DPRD Menyetujui Ranperda APBD-P Tahun 2026

By Redaksi —

AKSESNEWS.COM, TIDORE – Empat Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran...