Langsung ke isi
Minggu, 4 Oktober 202613.12 WIT
TIDORE · MALUKU UTARA
Minggu, 4 Oktober 2026 · 13.12 WIT
Hukrim

Cuaca Buruk, Polairud Polda Malut Evakuasi 15 Penumpang Speedboat di Perairan Foli

Bagikan
Cuaca Buruk, Polairud Polda Malut Evakuasi 15 Penumpang Speedboat di Perairan Foli

AKSESNEWS.COM, HALTIM – Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara berhasil mengevakuasi 15 orang penumpang speedboat yang terjebak cuaca buruk di perairan Desa Foli, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (10/11/2025).

Peristiwa itu terjadi ketika speedboat yang berangkat dari Halmahera Utara menuju Subaim mengalami kendala di tengah perjalanan akibat hujan deras disertai angin kencang. Kapal tersebut akhirnya berlindung di pesisir Desa Foli untuk menghindari risiko tenggelam.

Mengetahui adanya laporan tersebut, personel Markas Unit (Marnit) Subaim Ditpolairud Polda Malut segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Bambang Suharyono, menjelaskan bahwa tim bergerak cepat setelah menerima informasi terkait kondisi speedboat tersebut.

“Merespons laporan yang masuk, personel Polairud Marnit Subaim langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pencarian. Setelah berusaha selama kurang lebih satu setengah jam, tim akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi seluruh penumpang dalam keadaan selamat,” ujar Bambang.

Dijelaskan, 15 orang yang berhasil dievakuasi terdiri dari sembilan orang dewasa, dua remaja, dua balita, dan dua anak buah kapal (ABK). Seluruh penumpang dan ABK kemudian dibawa dengan selamat ke Pelabuhan Speedboat Subaim menggunakan kapal evakuasi milik Polairud.

Bambang menambahkan, keberhasilan evakuasi ini merupakan bentuk kesiapsiagaan personel Polairud dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di perairan.

“Polda Maluku Utara terus mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berlayar saat kondisi cuaca ekstrem atau ketika peringatan dini telah dikeluarkan oleh BMKG. Keselamatan jiwa harus selalu menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Ia juga mengimbau para pemilik dan pengemudi spaead untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat serta melengkapi alat keselamatan seperti jaket pelampung dan peralatan komunikasi darurat.

Dengan adanya kejadian ini, Polda Malut berharap masyarakat pesisir dan nelayan semakin waspada terhadap potensi bahaya di laut selama musim hujan dan angin kencang yang masih berpotensi terjadi di wilayah perairan Maluku Utara. (Adi)

— AKHIR BERITA —
Bagikan

Berita Terkait