
AKSESNEWS.COM, TIDORE – Pemerintah Kota Tidore Kepulauan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Dokumen Rencana Penanggulangan Bencana (RPB) di Aula SMK Negeri 1 Tidore, Selasa (18/11/2025).
Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha untuk menyatukan pandangan dalam memperkuat ketahanan daerah menghadapi potensi bencana.
Mengawali sambutan, Kepala Pelaksana BPBD Kota Tidore Kepulauan Muhammad Abubakar menyampaikan bahwa Tidore sebagaimana wilayah lain di Maluku Utara, berada pada kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang memiliki potensi bencana beragam, mulai dari bencana alam, non-alam, hingga bencana sosial.
“Dalam situasi tanggap darurat, masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dan perlindungan. Mulai dari pencarian, penyelamatan, evakuasi, pertolongan darurat, hingga pemenuhan kebutuhan dasar seperti pangan, sandang, air bersih, sanitasi dan layanan kesehatan” ujar Muhammad Abubakar.
Ia menambahkan bahwa tantangan koordinasi antar Instansi sering kali menjadi kendala yang harus diantisipasi sejak dini.
Karena itu menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas. Pemerintah, masyarakat dan dunia usaha perlu bersama-sama memperkuat Indeks Ketahanan Daerah agar lebih siap menghadapi risiko bencana yang datang tanpa diduga.
“Kajian risiko menjadi landasan penting dalam menentukan strategi yang tepat untuk mengurangi risiko bencana,” katanya.
Ia juga mengutip mandat Undang-Undang No. 24 Tahun 2007 pasal 35 tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana saat tidak terjadi bencana. Salah satu poin utamanya adalah kewajiban perencanaan penanggulangan bencana, yang kemudian diwujudkan melalui penyusunan Dokumen RPB.
“Dokumen RPB menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam mengimplementasikan strategi penanggulangan bencana. Interkoneksi dan kerja sama, baik horizontal maupun vertikal, menjadi kunci terwujudnya perencanaan yang komprehensif” jelasnya.
Menutup sambutan, Kalaksa BPBD mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah meluangkan waktu untuk berpartisipasi dalam FGD tersebut.
“Semoga Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya dokumen perencanaan penanggulangan bencana yang lebih kuat, terukur, dan dapat diimplementasikan secara efektif di Kota Tidore Kepulauan” tutupnya
Baca Juga :
Berita Terkait
SPPG Dusun Talaga Puncak Kota Tidore Kepulauan Diresmikan
AKSESNEWS. COM, TIDORE – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Talaga Puncak, Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan resmi...
Pemda Tidore Pastikan CPPD Masih Bisa Terpenuhi Kebutuhan Masyarakat
AKSESNEWS.COM, TIDORE – Pemerintah Daerah Kota Tidore akan terus memastikan ketersediaan cadangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang dilakukan dengan menyesuaikan kondisi...
Wali Kota Tidore Kepulauan Buka Turnamen Domino Dalam Rangka Memeriahkan HUT TNI ke 81
AKSESNEWS.COM, TIDORE – Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen yang juga selaku Ketua Pordi Provinsi Maluku Utara menghadiri sekaligus membuka secara resmi...
Empat Fraksi DPRD Menyetujui Ranperda APBD-P Tahun 2026
AKSESNEWS.COM, TIDORE – Empat Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran...
Memasuki Usia Ke 25 Tahun, Pemda Tidore: Perguruan Tinggi Adalah Mitra Penting Membangun Daerah
AKSESNEWS.COM, TIDORE – Usia Dua puluh lima tahun merupakan sebuah perjalanan, pengabdian, perjuangan, dan kontribusi Universitas Nuku dalam mencerdaskan generasi serta ikut...
128 Penerima Manfaat di Kota Tidore Kepulauan Menerima Bantuan ATENSI
AKSESNEWS.COM, TIDORE – Sebanyak 128 Penerima Manfaat di Kota Tidore Kepulauan menerima Bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) dari Sentra Wasana Bahagia Ternate...







